Sebutan “jeruk” kadang-kadang juga disematkan pada beberapa anggota marga lain yang masih berkerabat dalam suku yang sama, seperti kangkat. Dalam bahasa sehari-hari, penyebutan “jeruk” atau “limau” (di Sumatra dan Malaysia) seringkali berarti “jeruk keprok” atau “jeruk manis”. Di Jawa, “limau” (atau “limo”) berarti “jeruk nipis”.
Jeruk sangatlah beragam dan beberapa spesies dapat saling bersilangan dan menghsilkan hibrida antarspesies (‘interspecific, hybrid) yang memiliki karakter yang khas, yang berbeda dari spesies tetuanya.
Keanekaragaman ini seringkali menyulitkan klasifikasi, penamaan dan pengenalan terhadap anggota-anggotanya, krena orang baru dapat melihat perbedaan setelah bunga atau buahnya muncul. Akibatnya tidak diketahui dengan jelas berapa banyak jenisnya.
Penelitian-penelitian terakhir menunjukan adalah keterkaitan kuat Citrus dengan genus Fortunella (kumkuat), yaitu Citrus dan Papeda.
Asal jeruk adalah dari Asia Timur dan Asia Tenggara, membentuk sebuah busur yang membentang dari Jepang terus ke selatan hingga kemudian membelok ke barat ke arah India bagian timur. Jeruk mnis dan sitrun (lemon) berasal dari Asia Timur, sedangkan jeruk bali, jeruk nipis dan jeruk purut beerasal dri Asia Tenggara.
Banyak anggota jeruk yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan pngan, wewangian, maupun industry. Buah jeruk adalah sumber vitamin C dan wewangian/parfum penting. Daunnya juga digunakan sebagai rempah-rempah.
Nah, artinya hampir semua orang pasti tahu jeruk keprok. Bukan Cuma buahnya yang menyehatkan, jeruk keprok juga punya kandungan nutrisi penting bagi kesehatan jntung pada kulitnya.
Berdasarkan penelitian membuktikan, kandungan dalam kulit jeruk keprok bisa mengurangi risiko kerusakan pembulu darah. Khasiat itu tidak dimiliki oleh semua jenis jerukkprok melainkan hanya pada spesies tertentu yang warnanya kuning tua atau dalam bahasa inggris sering disebut Tangerine.
Jeruk keprok yang warnanya hijau juga berkhasiat, tetepi yang warnanya kuning tua terbukti lebih ampuh. Rahasianya terdapat pada nobiletin, semacam pigmen atau senyawa yang memberikan warna pada kulit jeruk keprok. Nobiletin pada kulit jeruk keprok disebut-sebut 10 kali lebih menyehatkan jantung dibandingkan kandungan antioksidan pada jeruk Bali.
Penelitian terbaru yang dilakukan Dr Murray Huff dari University of Western Ontario menunjukan, nobiletin efektif mencegah atheroschlerosis atau pembentukan plak di pembulu darah. Plak tersebut bisa merusak atau menyumbat pembulu darah dan memicu serangan jantunng.
Pecahnya pembulu darah juga bisa memicu stroke jika terjadi di sekitar otak. Oleh karena itu, para peneliti menyimpulkan bahwa nobiletin juga bermanfaat untuk mencegah stroke hemoragi atau stroke yang dipicu oleh kerusakan pembulu darah di otak.
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal diabetes edisi,terbaru itu juga menyebutkan, nobiletin bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Artinya, kandungan dalam kulit jeruk keprok juga potensial untuk dikembangkan sebagai obat bagi penderita diabetes.
Sebelumnya, Dr Huff juga pernah meneliti spesies jeruk lainnya yakni jeruk bali atau grapefruit. Buah ini mengandung flavonoid yang dinamakan naringenin, sejenis antioksidan yang terbukti efektif mengurangi risiko obesitas dan sindrom metabolik.
“yang mengejutkan adalah bahwa ternyata nobiletin 10 kali lebih efektif dibandingkan naringenin dalam mencegah atheroschlerosis,” ungkap Dr Huffseperti dikutip dari Dailymail.
Sayangnya tidak dijelaskan apakah bisa dimakan langsung atau tidak jeruk keprok itu karena ilmuan hanya mengambil ekstrak dari kandungannya.
Jeruk keprok (Citrus Nobilis Lour) tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Jeruk jenis ini popular di masyarakat. Jika sudah matang buahnya manis dan disukai hampirsemua kelompok umur. Selain enak dikonsumsi sebagai buah penyegar, jeruk keprok juga bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan kulitnya dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.
Kandungan jeruk keprok
Kandungan kimia:
- Alkoida (daun dan kulit buah)
- Polifenol (daun dan kulit buah)
- Flavonoida (akar)
- Minyak atsiri (daun dan kulit buah)
- Saponin (akar)
- Kandungan gizi:
- Vitamin C
- Kalsium
- Mineral zat besi
- Asam sitrat
Sanusi: "Bro lagi buat jus ya,, minta dikit bro,,"
Joko: "Coba aja bro"
beberapa detik kemudian Sanusi memuntahkannya setelah Sanusi meminum jus tersebut karena rasanya aneh.
Sanusi: "uuwwwahhh,,,uhukk,,uhhukk,, jus apaan ini rasanya pait"
Joko: "Oh itu?! Itu jus kulit jeruk bro, kan baik untuk kesehatan"
Sanusi: "Gila lu ya bro! Kalo gw mati gimana?"
Joko: "Ya makanya itu bro gw cobain ke lu. Kalo lu mati nanti gw gk jadi nyoba"
Sanusi: "KAMPRETTT" Sanusi nyumpal mulut Joko dengan blender









0 komentar:
Posting Komentar